QUIS - PEREKONOMIAAN INDONESIA

 

STIE MAHARDHIKA SURABAYA

LEMBAR JAWABAN

NAMA                              : RIYANTI OLIVIA

NIM                                  : 19310135/ REGULER PAGI AKUNTANSI SMT 3

MATA KULIAH                :  PEREKONOMIAAN INDONESIA

DOSEN PENEMPU         :  MIYA DWI SUPRIHANDARI, SPd.,MM

 

 

Kuis 1

Mata Kuliah Perekonomian Indonesia

Tanggal 16 September 2020

 

  1. Proses pembangunan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh faktor non-ekonomi yang sangat penting. Jelaskan mengenai pernyataan tersebut, sebutkan minimal 3 beserta penjelasannya!
  2. Indonesia pernah mengalami proses yang dinamakan Culturstelsel. Jelaskan pendapat saudara mengenai pelajaran apa yang dapat diambil dari kejadian tersebut bagi bangsa Indonesia!
  3. Setiap negara memiliki sistem ekonominya masing-masing, menurut pendapat saudara, sistem ekonomi apakah yang paling sesuai bagi bangsa Indonesia terkait dengan dasar dan lambang negara kita, jelaskan pendapat saudara!

 

 

JAWABAN

1.      Bisa mempengaruhi karena

          -  Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam pembangunan ekonomi. Manusia menyediakan tenaga kerja untuk produksi dan jika tenaga kerja di negara itu efisien dan terampil, kapasitasnya untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan pasti akan tinggi. Produktifitas orang-orang yang buta huruf, tidak terampil dan percaya takhayul umumnya rendah dan mereka tidak memberikan harapan untuk perkembangan di suatu negara. Tetapi jika sumber daya manusia tetap tidak terpakai atau manajemen ketenagakerjaan tetap rusak, orang yang sama yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap aktivitas pertumbuhan terbukti menjadi beban ekonomi.

-          Pengetahuan Teknis dan Pendidikan Umum

Belum pernah, diragukan bahwa tingkat pengetahuan teknis memiliki kaitan langsung dengan laju pembangunan. Seiring kemajuan pengetahuan ilmiah dan teknologi, manusia menemukan teknik produksi yang lebih canggih dan semakin meningkatkan tingkat produktivitas. Karena teknologi sekarang telah menjadi sangat canggih, perhatian yang lebih besar harus diberikan pada Penelitian dan Pengembangan untuk kemajuan lebih lanjut. Dengan asumsi fungsi produksi homogen linier dan perubahan teknis netral yang tidak mempengaruhi tingkat substitusi antara modal dan tenaga kerja.

-           Kebebasan Politik

Melihat sejarah dunia zaman modern, kita belajar bahwa proses pembangunan dan keterbelakangan saling terkait dan salah melihatnya dalam keterasingan. Pemerintahan juga secara terang-terangan menjelaskan  bahwa pembuangan kekayaan adalah penyebab utama meningkatnya kemiskinan  selama periode tertentu, yang pada gilirannya menahan pembangunan ekonomi negara.

-          Organisasi Sosial

Partisipasi masyrakat dalam program pembangunan merupakan prasyarat untuk mempercepat proses pertumbuhan. Namun, orang menunjukkan minat pada aktivitas pengembangan hanya jika mereka merasa bahwa hasil pertumbuhan akan terbagi secara adil. Pengalaman dari sejumlah negara menunjukkan bahwa setiap kali organisasi sosial yang cacat mengizinkan beberapa kelompok elit untuk menyesuaikan manfaat pertumbuhan, massa umum orang mengembangkan sikap apatis terhadap program pembangunan negara. Dalam keadaan seperti ini, sia-sia agar masyarakat akan berpartisipasi dalam proyek pembangunan yang dilakukan oleh Negara.

-          Korupsi

Korupsi merajalela di negara-negara berkembang di berbagai tingkatan dan beroperasi sebagai faktor negatif dalam proses pertumbuhan mereka. Sampai dan kecuali negara-negara ini membasmi korupsi dalam sistem administrasi mereka, wajar bila para kapitalis, pedagang dan kelas ekonomi kuat lainnya akan terus mengeksploitasi sumber daya nasional untuk kepentingan pribadi mereka. Sistem peraturan juga sering disalahgunakan dan lisensi tidak selalu diberikan secara pantas. Seni penghindaran pajak telah disempurnakan di negara-negara kurang berkembang oleh bagian-bagian tertentu dari masyarakat dan seringkali pajak dihindari dengan dukungan pejabat pemerintah.

-          Keinginan untuk Berkembang

Aktivitas pembangunan bukanlah proses mekanis. Laju pertumbuhan ekonomi di negara manapun sangat bergantung pada keinginan masyarakat untuk berkembang. Jika di tingkat kesadaran beberapa negara rendah dan massa umum masyarakat telah menerima kemiskinan sebagai takdirnya, maka akan sedikit harapan untuk pembangunan.

2.  menurut saya pembeljaran yang dapat diambil dari Culturstelsel agar dapat memahami mengenai sistem tanam paksa, baik dalam penerapan sekaligus dampak yang ditimbulkan berupa kemajuaan ekonomi dan kemiskinan sehingga dapat direfleksikan dalam masa sekarang dan untuk menentukan sistem ekonomi mana saja yang cocok ditetapkan di indonesia, serta dapat mengkaji lebih dalam mengenai berbagai sistem ekonomi yang telah ditetapkaan di indonesia

3. Sistem ekonomi Campuran ( PANCASILA ) karena sistem ekonomi ini lebih merakya. dan indonesia adalah negara berkembang akan sering terjadi kegagalan dalam bidang ekonomi sehingga butuh peran pemerintah dalam penetapan Ceilling Price dan Floor Price, atau membuat Lembaga pengaturan pasar seperti BULOG

 

 


Comments