STATISTIKA
Statistik
dalah kumpulan informasi atau keterangan yang berupa angka-angka yang disusun,ditabulasi,
dan dikelompokkan sehingga dapat memberikan informasi yang berarti mengenai
suatu masalah. Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan data
statistic yang meliputi pengumpulan data,pengolahan data,penyajian data, dan
penarikan kesimpulan yang akurat berdasarkan kumpulan dan analisis data yang
dilakukan. Kegunaan statistika secara umum adalah memberikan cara meperoleh
data secara sistemati dan alat untuk memprediksi secara ilmiah dari suatu
kejadian yang akan datang.
Statistika dalam
pengertian sebagai ilmu dibedakan menjadi 2 sbb:
a. Statistika
deskriptif, mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran
objek yang diteliti sebagaimana adanya tanpa menarik simpulan atau
generalisasi. Dalam statistika deskriptif dikemukakan cara-cara penyajian data
dalam bentuk tabel maupun diagram, penentuan rata-rata (mean), mudus, median,
rentang, serta simpangan baku.
b. Statistika
inferensial ( induktif ) mempunyai tujuan untuk penarikan kesimpulan secara
umum ( luas ). Sebelum menarik kesimpulan, dilakuakan suatu dugaan yang
diperoleh dari statistika deskriptif.
Populasi dan Sampel
Populasi adalah
himpunan dari seluruh objek yang mempunyai karakteristik yang sama untuk
dijadikan sasaran penelitian. Sampel adalah bagian dari populasi yang akan
dijadikan objek penelitian yang bersifat representatif ( Mewakili populasi ).
Contoh : Dinas kesehatan ingin mengetahui
tingkat penyebaran virus yang menyerang sapi disuatu kecamatan. Jika seluruh
sapi dikecamatan tersebut diperiksa, seluruh sapi itu disebut POPULASI. Namun,
kadang-kadang hal tersebut sulit dilakukan. Oleh karena itu, peneliti dari
dinas kesehatan dapat mengambil sapi-sapi yang dianggap dapat mewakili populasi
untuk diperiksa. Dalam hal ini, sapi-sapi itu disebut SAMPEL.
Data statistika
Statistika selalu berhubungan dengan data.
Data diharapkan mampu memberikan gambaran umum mengenai keadaan populasinya.
Data didefinisikan sebagai kumpulan informasi yang dipetroleh baik dalam bnetuk
angka maupun tulisan.
Syarat-syarat data yang baik sbb:
a. Data harus
objektif, yaitu data harus apaadanya tanpa rekayasa.
b. Data harus
representative, yaitu data harus dapat mewakili dari keseluruhan objek
pengamatan.
c. Data harus
realiabel, yaitu data yang memiliki kesalahan baku relative kecil, sehingga
jika membuat suatu perkiraan selisih antara perkiraan dengan sebenarnya sangat
kecil.
d. Data harus
relevan, yaitu data harus sesuai dengan penelitian yang dikehendaki.
e. Data harus up to
date,yaitu data yang digunakan harus terbaru
f. Data kuantitatif,
yaitu data yang berupa angka dan nilainya bisa berubah. Contoh Data kuantitatif
jumlah siswa suatu kelas dan nilai siswa.
g. Data kualitatif,
yaitu data menggambarkan keadaan objek yang dimaksud dan tidak dapat dinyatakan
dalam bentuk angka. Contoh data kualitatif adalah baik,pintar, dan jelek.
Berdasarkan cara memperolehnya data dibedakan
menjadi :
1. Data ukuran yaitu
data yang diperoleh dengan cara mengukur. Data ukuran disebut juga data
continu. Contoh : data berat badan,tinggi badan, dan kecepatan mobil.
2. Data cacahan yaitu
data yang diperoleh dengan cara mencacah (menghitung) ukuran disebut data
diskrit. Contoh data cacahan adalah jumlah penduduk wilayah tertentu.
Metode pengumpulan data
a. Metode observasi.
b. Metode wawancara.
c. Metode angket (
kuisioner ).
d. Metode dokumentasi.
Data kelompok
Data
yang dituliskan dengan bentuk interval kelas.
Ukuran Pemusatan
Ukuran statistik yang dapat menjadi pusat dari rangkaian data
dan memberi gambaran singkat tentang data,
terdiri
dari tiga bagian yaitu mean, median dan modus
MEAN
:
MEDIAN :
MODUS :
KUARTIL
Kuartil adalah
nilai yang membagi sekumpulan data terurut menjadin empat bagian yang sama.
Kuartil dibedakan menjadi tiga yaitu kuartil 1( kuartil bawah ),kuartil kedua (
kuartil tengah ), kuartil ketiga (kuartil atas )
Berikut rumus
kuartil data kelompok :
Desil data kelompok :
Desil membagi sekelompok data menjadi 10
bagian yg sama. Oleh karena itu, terdapat 9 desil yaitu desil pertama (D
1)Desil kedua (D 2) dst. Berikut rumus desil data kelompok :
PERSENTIL:
Persentil
membagi data menjadi 100 yang sama. Oleh karena itu, terdapat 99 persentil
yaitu persentil pertama ( p1) persentil ke 2 (p2) dst.Dalam hal ini persentil
didefinisikan untuk data berjumlah lebih dari 100. Dengan demikian, persentil
jarang digunakan pada data tunggal. Berikut rumus persentil data kelompok :
Comments
Post a Comment